Languages:

This site is created using Wikimapia data. Wikimapia is an open-content collaborative map project contributed by volunteers around the world. It contains information about 32627097 places and counting. Learn more about Wikimapia and cityguides.

Pacitan recent comments:

  • SMP Negeri 2 Pacitan, doni prihartanto (guest) wrote 13 years ago:
    hay from outside the school ... nothing changed, but not in it. Teacher I remember most was ... Rosita's mother and father isnen, or ... knowingly alone is very long, but I still remember the school, teachers, friends ever in my heart, you are the best
  • SDN Baleharjo 1, naila al haqi (guest) wrote 13 years ago:
    ayooooo maju truz baleharjo 1 aku akn slalu mengenangmu.BUAT ALUMNI SD BALEHARJO1 2010-2011 caiyoooooo zemngt.
  • PT. PPIS, rio pacitan (guest) wrote 13 years ago:
    g.afternoon may i'm supply clove to PPIS,because i have partner supply clove.if your oke...your can call 082129998620
  • PRIMA PLAYSTATION, bendol (guest) wrote 13 years ago:
    profilnya JTV apa mas alamatnya,,,,penting mas mohon bantuannya yak,,,
  • omahe den bagus erwin hery saputro, taka (guest) wrote 14 years ago:
    satpame mtsn pacitan
  • OMAHE KANG SUKADI MANDOR PASAR ARJOWINANGUN, Yani (guest) wrote 14 years ago:
    ... Mandore ora tau adusssss....
  • Najib Home, Najib's Fuadi (guest) wrote 14 years ago:
    my house is near the perumnas mosque heheheheeh
  • SMK Negeri 2 Pacitan (d.h. SMEA Negeri Pacitan), puguh (guest) wrote 14 years ago:
    sip2
  • , aqid (guest) wrote 14 years ago:
    cah arsib
  • , aqid (guest) wrote 14 years ago:
    omah'e aqid cah'arsib'
  • SMK Negeri 2 Pacitan (d.h. SMEA Negeri Pacitan), Paito wrote 14 years ago:
    Dulunya SPG Negeri Pacitan
  • OMAHE KANG SUKADI MANDOR PASAR ARJOWINANGUN, Cah Pasar (guest) wrote 14 years ago:
    Mandore ... jannn Gaulll !!!
  • rumahe hetu "titut", dul (guest) wrote 15 years ago:
    doa mamak
  • SDN Arjowinangun, azis (guest) wrote 15 years ago:
    sd q wui
  • AGUS SELANCAR - Carter dan Rentcar, Marina Car Rental Bodrum (guest) wrote 16 years ago:
    Marina Car Rental Bodrum Marina Car Rental is a Rent A Car company which is founded under the name of Esiva Turizm San Tic Ltd Şti in Bodrum in 2008 Gives the car rental and with driver vip service to foreigners or to locals in Bodrum with 20 vehicles in fleet. Phone : +90 (252) 358 6854 Mobile : +90 (532) 606 3913 E-Mail : info@marinacarrental.com Live Help : marinacarrental@msn.com
  • zully/aan's house, handoko boneng (guest) wrote 16 years ago:
    nyuwun pangapunten mas tulung omahku ditandai dong
  • Majlis Tafsir Alquran, nurhidayat (guest) wrote 16 years ago:
    A place there we can learn Koran
  • Majlis Tafsir Alquran, nurhidayat (guest) wrote 16 years ago:
    Majlis Tafsir Alquran Pacitan
  • SMK Negeri 1 Pacitan (d.h. SMIK Negeri Pacitan), Dedengkot (guest) wrote 16 years ago:
    Sekolah mbosoki
  • Rumah Bp. Abdullah, Ibu Minuk, Fitri, Ririt, Halida, Nabila, ananda (guest) wrote 16 years ago:
    menyusul istrinya, Halidah Ratna Hidayati, 27, yang meninggal akibat kecelakaan Desember 2007. Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Isbari menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan timnya di rumah korban pada hari itu, indikasi bunuh diri memang sangat kuat. "Kalau dipersentase, indikasi bunuh diri lebih dari 60 persen," tegasnya kepada Surya, Jumat (15/2). Penegasan Isbari ini menggugurkan asumsi awal aparat, bahwa kematian Teguh akibat kecelakaan keracunan asap knalpot sepeda motor. Hal ini didasarkan pada temuan polisi di tempat kejadian perkara. Di dekat jenazah ditemukan pil CTM (obat tidur) dan sepeda motor Yamaha Vega. Semula polisi menduga korban memasukkan sepeda motor dan lupa mematikan mesin, kemudian tertidur karena menenggak CTM. Namun teori ini banyak mengandung kejanggalan-kejanggalan, tetapi polisi tidak gegabah memastikan peristiwa ini sebagai bunuh diri, karena bukti-bukti lanjutan belum ditemukan. Bukti paling kuat bahwa peristiwa ini bunuh diri adalah SMS yang sempat dikirimkan almarhum kepada keluarganya. Dalam SMS itu, intinya Teguh menjelaskan bahwa dia akan pergi mengikuti jejak istrinya yang telah dipanggil ke alam baka. "Ya, memang Teguh sempat mengirim SMS itu. Ini memang bukti kuat kalau dia benar-benar berniat bunuh diri," tandasnya. Selain indikasi itu, polisi juga melihat bagaimana kondisi rumah dan kamar tidur korban saat peristiwa itu terjadi. Ini terlihat dari adanya sepeda motor Yamaha Vega bernopol AE 5863 WI yang ditaruh di dalam kamar tidur dan dalam kondisi menyala. Tak hanya itu saja, sebelum tidur Teguh menutup semua jendala dan pintu kamar tidur, hingga tak ada aliran udara yang masuk ke dalam kamar. "Kalau memang tak bunuh diri seharusnya pintu tetap terbuka ketika ingin memanaskan mesin sepeda motor. Tapi korban malah menutup pintu," tuturnya. Kematian korban yang ingin menyusul istrinya, Halidah ke alam baka cukup kuat. Pasalnya, sekitar November 2007 lalu mereka menikah sehingga seharusnya Teguh dan Halidah masih menikmati manisnya sebuah pernikahan. Namun, nasib berkehendak lain ketika pada 30 Desember 2007 lalu, Halidah tewas mengenaskan ketika perempuan yang berasal dari Pacitan ini tertabrak dan kepalanya terlindas bus pengangkut jemaah haji kloter 43 dari Sidoarjo ke Surabaya di depan Gereja Baptis Indonesia, Waru sekitar pukul 08.15 WIB. "Selain itu, jika dilihat dari olah TKP yang dilakukan, kami memang tak melihat ada luka akibat penganiayaan atau barang-barang miliknya yang hilang," tandas Isbari. Sedangkan untuk faktor penyebab bunuh diri, dia melihat jika asap knalpot sekaligus obat CTM yang diminumnya merupakan penyebab kombinasi, sehingga korban terbunuh. "Dari informasi keluarga, setelah istrinya meninggal, dia terlihat tak punya semangat hidup. Dia juga mulai sering mengonsumsi obat seperti CTM. Makanya, saat kejadian itu dimana dia minum obat CTM, kemungkinan jantungnya tak kuat, dan ditambah dengan asap kanlpot, maka dia langsung meninggal," paparnya. Kemarin, saat Surya mendatangi rumah korban di H3-27, pintu rumah maupun pagar tertutup rapat. Menurut seorang tetangga, rumah kontrakan itu tidak pernah ditempati oleh almarhum Teguh setelah kematian istrinya. Dia lebih banyak tidur di rumah saudaranya yang tinggal di dalam komples perumahan itu pula. "Memang, setelah mengetahui istrinya meninggal, korban sangat terpukul. Karena itu, dia berusaha melupakan kenangan istrinya dengan tidur di rumah saudaranya. Namun anehnya, pada Rabu (13/2) itu, dia minta tidur di rumahnya, dan malah tidur selamanya," tutur ibu separuh baya yang menolak disebut namanya ini. Sebelumnya, ketua RT setempat, Suharso menjelaskan, setelah ditinggal meninggal istrinya, Teguh terlihat murung dan makin menyendiri. "Meski saat itu baru dua minggu tinggal di sini, tapi pasangan itu cukup ramah dan baik, serta suka menyapa tetangganya. Tapi setelah kematian istrinya, dia menjadi sangat tertutup," pungkasnnya. sda